zebabewithbrains
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2016

http://www.athba.net/

Athba.net | Jika seorang ayah berusaha memberi kesenangan pada putrinya dengan berbagai moment yang menyenangkan, tidak untuk ayah yang satu ini. Joshua Hoffine seorang fotographer di Kansas City, Missouri, menciptakan mimpi-mimpi horor yang menjadi kenyataan melalui karyanya "After Dark My Sweet". Joshua Hoffine telah menghabiskan satu dekade terakhir mengubah mimpi buruk menjadi kenyataan. Menggunakan kamera, alat peraga, dan rasa imajinasi yang liar, Joshua Hoffine juga menggunakan 5 putrinya sebagai model di karyanya yang mengerikan dan mengintimidasi. So....jika anda ingin koleksi lengkapnya anda bisa membelinya di kickstarter .




Jumat, 25 Desember 2015

Pembangunan Serambi Mekkah (DI Aceh) setelah 11 Tahun Bencana Tsunami

Athba.net | Ketika tsunami 2004 yang melanda Asia Tenggara, menewaskan lebih dari 260.000 orang di 14 negara. Dan korban paling banyak tsunami melanda warga DI aceh, yang menewaskan lebih dari 130.000 orang dan lebih dari setengah juta orang kehilangan tempat tinggal. Sejak bencana mengerikan 11 tahun telah berlalu, dan kini sebagian besar infrastruktur perkotaan di aceh bisa di pulihkan. Berikut foto-foto perbandingan transformasi ajaib yang hampir sepenuhnya hancur di DI aceh 11 tahun setelah tragedi tersebut.

http://www.athba.net/

Banda Aceh  beberapa hari setelah tsunami besar di tahun 2004, dan foto dari tempat yang sama sekarang.


http://www.athba.net/

Foto di sebelah kiri adalah saat 2 Januari 2005, nampak masjid Teunom, yang terletak di Kabupaten Aceh Jaya, dan di sebelah kanan, daerah yang sama sebelas tahun kemudian.


http://www.athba.net/
Nampak perbedaan yang mencolok antar 11 tahun yang lalu dan sekarang


http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

Foto kiri pada tiga hari setelah tsunami 2004, orang-orang yang berdiri di dekat tumpukan sampah, foto kanan tempat yang sama, 2015


http://www.athba.net/Foto atas diambil pada dua minggu setelah tragedi itu, Anda dapat melihat sebuah masjid di wilayah pesisir Lampuuk, Banda Aceh, masjid ini dikelilingi oleh sampah, foto bawah diambil bulan lalu.


http://www.athba.net/Foto tempat yang sama pada seminggu setelah tsunami dan pada 29 November tahun ini.


http://www.athba.net/

Foto puing-puing yang tersebar di seluruh masjid Baiturrahaman di Banda Aceh, Provinsi Aceh, gambar itu diambil dua hari setelah bencana tsunami, dan Foto masjid Baiturrahaman 27 November 2015.


http://www.athba.net/

Foto jalan pesisir yang sama pada tanggal 9 Januari 2005 dan 29 November, 2015


http://www.athba.net/

Foto atas diambil pada tanggal 16 Januari 2005., dua minggu setelah tragedi, lihat kerusakan sebuah masjid di wilayah pesisir Lampuuk, Banda Aceh, masjid ini dikelilingi oleh sampah, dan foto bawah diambil bulan lalu.










Kamis, 05 November 2015

http://www.athba.net/

Athba.net | Sheroes Hangout : Kafe Bagi Korban Zat Asam yang Tak Perlu BersembunyiTaj Mahal mungkin menjadi salah satu destinasi wisata karena menjadi salah satu keajaiban arsitektur dunia, tetapi hanya setengah mil jauhnya, ada satu tempat tujuan baru yang mendapatkan perhatian: Hangout Sheroes' sebua cafe yang di dirikan dan di kelola oleh para korban kekerasan karena zat asam.

baca juga: kebahagiaan yang tak terbeli

"Saya gembira pertama kalinya sekelompok wisatawan India yang mengunjungi kafe mengatakan kepada saya betapa mereka menghargai keberanian saya," kata Rupa seorang gadis berumur 22 tahun korban selamat dari kekerasan zat asam, bersama dengan empat wanita lainnya, mereka menjalankan kafe Sheroes'hangout. "Sejak itu, kami telah memiliki pelanggan yang datang ke sini tidak hanya untuk menikmati secangkir teh, tetapi juga untuk berbicara dengan kami," tambahnya.

Melansir dari laman mashable, kafe yang mulai dibuka pada bulan Desember 2014 di Agra, sebuah kota di negara bagian India utara Uttar Pradesh, Sheroes ' Hangout didirikan sebagai proyek badan amal bernama SAA (Stop Acid Attack), Sebuah kelompok yang berkomitmen untuk mengakhiri tindak kekerasan terhadap perempuan.

"Pengunjung kami sebagian besar orang-orang dari seluruh dunia yang mendengar tentang kami di berita," kata Chanchal Kumari 20 tahun. Kumari diserang oleh seorang pria yang marah karena ia menolak lamarannya pada tahun 2012.

Baca Juga: dua cacat yang inspiratif  

Kumari, yang baru pulih dari bedah rekonstruksi nya yang kelima, bekerja bersama Rupa, Ritu Saini, Gita Mahor, dan Neetu Mahor, semuanya telah menjalani kehidupan yang terkucilkan di rumah mereka selama beberapa tahun, merasakan sakit karena wajah yang terbakar dan juga trauma psikis. Hingga akhirnya mereka menemukan SAA, pada Hari Perempuan Internasional pada tahun 2013. SAA bekerja dengan korban serangan asam di India dan membantu mereka dalam masalah hukum dan medis, membantu mereka berurusan dengan trauma. Sheroes' Hangout adalah salah satu dari beberapa inisiatif dari SAA.

http://www.athba.net/

Serangan zat asam adalah kenyataan mengerikan di India. The National Crime Record Bureau, sebuah organisasi pemerintah yang mencatat kasus kekerasan zat asam, diperkirakan lebih dari 1.000 kejahatan tersebut dilakukan di seluruh negeri setiap tahun, meskipun sebagian besar serangan tidak dilaporkan karena alasan malu dan keluarga korban merasa takut akan diserang lagi.
Baca juga: kisah milioner yang dermawan

SAA telah mengumpulkan data melalui relawan di seluruh negeri dan memiliki informasi tentang 430 orang yang selamat, 350 di antaranya diserang dalam dua tahun terakhir. Mereka berhubungan dengan dan telah membantu lebih dari 70 dari mereka. Menurut data yang dikumpulkan, sekitar 70% dari korban adalah perempuan, lebih dari 50% di antaranya diserang oleh pria yang di tolak cintanya. Salah satu alasan terbesar di balik tingginya tingkat kejahatan oleh serangan zat asam adalah kurangnya hukum terhadap penjualan bebas zat asam di India.

Salah satu tujuan dari SAA di Sheroes' Hangout adalah untuk memberikan pelatihan keterampilan dalam subjek tertentu untuk setiap korban zat asam yang ingin belajar.
"Hidup dari korban serangan zat asam 'menjadi lebih traumatis ketika mereka mulai menghadapi penolakan dari masyarakat karena wajah cacat mereka. Mereka membutuhkan seseorang untuk mendampingi dan mengembalikan kepercayaan diri mereka," kata pendiri SAA Alok Dixit.